Siapa Setan Gundul yang Bisiki Pemerintah? Ini Jawaban Fahri Hamzah

Siapa Setan Gundul yang Bisiki Pemerintah? Ini Jawaban Fahri Hamzah
Siapa Setan Gundul yang Bisiki Pemerintah? Ini Jawaban Fahri Hamzah
loading...




GELORA.CO - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan ada 'setan gundul' yang membisiki pemerintah. Siapa 'setan gundul' itu?




Saat ditanya, Fahri tidak mau menjelaskan panjang lebar siapa sosok 'setan gundul' yang dia maksud. Dia hanya mengatakan sosok itulah yang hendak merampas kebebasan di Indonesia.




"Itu tadi, setan gundul yang ingin merampas kebebasan media, ingin merampas kebebasan orang berbicara, itu setan gundul itu," kata Fahri ditemui wartawan seusai buka puasa bersama Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/5/2019).




Namun, saat ditanya lebih detil soal sosok itu, Fahri malah mengaku tidak tahu. Dia hanya menegaskan sosok itu adalah orang yang merusak sistem demokrasi di Indonesia.




"Ya nggak tahu, orang-orang yang membawa hal tidak baik ke dalam demokrasi kita," ujarnya.




Dia mengatakan demokrasi di Indonesia adalah segala-galanya bagi rakyat Indonesia. Kebebasan dalam menyampaikan pendapat menjadi hal yang sangat penting.




"Demokrasi ini sudah segala-galanya buat kita, jangan mau dihambat-hambat. Kebebasan itu paling penting, jangan kita kembali ke belakang. Kapasitas pemerintah mengelola, ini yang diperbaiki," kata Fahri.




Sebelumnya, Fahri Hamzah mengkritik rencana pemerintah membentuk Tim Hukum Nasional untuk mengkaji tokoh yang melanggar hukum pascapemilu. Ia berbicara soal adanya setan gundul yang membisiki aliran sesat pemerintah.




"Ini yang saya sebut sejak awal sebagai kegagalan memahami narasi demokrasi. Ada setan gundul yang membisiki aliran sesat totalitarianisme kepada pemerintah," kata Fahri kepada wartawan, Senin (6/5).




Fahri pun kemudian mengusulkan dibentuknya Tim Rakyat. Apa fungsi Tim Rakyat?




"Nanti rakyat bikin Tim Rakyat untuk menilai ucapan pejabat pemerintah yang melanggar hukum dan merongrong negara dari dalam pemerintahan," ucap dia.[dtk]

loading...
loading...