WNI Keturunan Arab Musti Tahu Posisinya, Jangan Memprovokasi

WNI Keturunan Arab Musti Tahu Posisinya, Jangan Memprovokasi
WNI Keturunan Arab Musti Tahu Posisinya, Jangan Memprovokasi
loading...




NUSANEWS - Warga Negara Indonesia (WNI) keturunan Arab harus mampu memberikan contoh yang baik pada masyarakat.

Pesan itu sebagaimana disampaikan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono kepada wartawan di Kantor Lemhannas, Jakarta, Senin (6/5).

Sebagai kelompok elite yang dihormati dan berpengaruh, kata Hendro, WNI keturunan Arab tidak boleh menjadi provokator. Sebaliknya, harus bisa memberikan pendidikan yang baik bagi masyarakat.

"Saya ingin memperingatkan bangsa Indonesia, WNI keturunan Arab supaya sebagai elite yang dihormati oleh masyarakat kita, cobalah mengendalikan diri jangan menjadi provokator," ujarnya.

Namun demikian, Hendro enggan merinci siapa WNI keturunan Arab yang dimaksudnya. Dia mengaku enggan menuduh orang perorangan dan sebatas mengeluarkan imbauan kepada kelompok orang yang dihormati banyak rakyat.

"Artinya di sini masyarakat keturunan Arab WNI tahu lah posisinya yang dimuliakan oleh masyarakat, maka dalam posisi yang mengayomi masyarakat, jangan memprovokasi," jelasnya.

Pengacara Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro menilai pernyataan Hendro berlebihan dan tendensius. Pernyataan itu, sambungnya, bisa berdampak pada suhu politik di masyarakat yang sudah memanas selama proses rekapitulasi suara pemilu.

“Pernyataan tersebut tidak seharusnya diucapkan di publik. Menurut saya, pernyataan ini justru ikut memanaskan situasi (politik sekarang)," tegasnya saat dihubungi terpisah.

SUMBER © NUSANEWS.ID

DISARANKAN! untuk Like dan Follow Sosial Media Nusanews dibawah ini, agar bisa tahu berita terbaru hari ini:

loading...
loading...